menuju bukit
malam ini
dari kota menuju bukit
udara dingin di perjalanan
dicukupi derai cemara
dan hujan sesekali
pelan-pelan cahaya jatuh
mengaku lampu
luruh ke relung jendela
belaka merenangi persimpangan
yang lengang berbulan-bulan
wajahmu, purnama sembunyi hari ini
di mana jantungku menari-nari
di bawah pernah padangnya
dan malam kembali bernasib gelap
perjalanan dari kota menuju bukit
telah tertidur di kedua tanganmu
dari kota menuju bukit
udara dingin di perjalanan
dicukupi derai cemara
dan hujan sesekali
pelan-pelan cahaya jatuh
mengaku lampu
luruh ke relung jendela
belaka merenangi persimpangan
yang lengang berbulan-bulan
wajahmu, purnama sembunyi hari ini
di mana jantungku menari-nari
di bawah pernah padangnya
dan malam kembali bernasib gelap
perjalanan dari kota menuju bukit
telah tertidur di kedua tanganmu
Komentar