Postingan

menakluk sesuatu yang disebut jauh

dua puluh empat

merapal rindu dengan sederhana

di balik jendela angkutan kota

sederhana saja

aku mau secangkir lagi

jangan tanya tentang mengapa

demikian jumpa itu kubahasakan

ada masanya, aku sampai

tentang hujan

kita di sebuah siang itu