mendung
pintu
jendela
terbuka
terdengar menyusuri timur
sore turun dari lantai dua
sendu itu tiba terburu
tak ada merah gincu
tak ada ungu jalan rembulan
hanya detak jantung hati
dipetik angin
berguguran akan
berbunga-bunga jambu
o, halaman parkir yang kosong
seperti merentang terang selamat datang
seperti gelisah akan menunggu
derap sepatumu
bernyanyi memeluk
rencana hujan
jendela
terbuka
terdengar menyusuri timur
sore turun dari lantai dua
sendu itu tiba terburu
tak ada merah gincu
tak ada ungu jalan rembulan
hanya detak jantung hati
dipetik angin
berguguran akan
berbunga-bunga jambu
o, halaman parkir yang kosong
seperti merentang terang selamat datang
seperti gelisah akan menunggu
derap sepatumu
bernyanyi memeluk
rencana hujan
Komentar