di bawah rembulan
masih hijau pula daun pepohonan itu
merangkum malam penuh kecantikanmu
yang tak putus asa mencuri dalam dadaku
menyamarkan sepasang kuning cahaya bohlam di seberang jalan
dahulu bercita mencari angin menuju langit
dan membawa kita mengenali lubuk bahagia wajah sebuah kota
yang dingin udaranya terkenang terlampau sendu
lalu setiba pukul sembilan selalu
malam merantau ke sudut alamat lebih ramai
di mana beberapa pengalamanku berguguran dalam cangkir kopi
dan tak henti bernyanyi bersama di bawah rembulan pula
Komentar