kota ini memasuki mekar cahaya lampu
kota ini memasuki mekar cahaya lampu
merah gincu, jingga jeruk mandarin
dan putih jepun membuncah
adalah sesuka mataku katakan sekenanya ketika
jalan-jalan sedikit penuh dan ruko dua lantai itu bersolek wajah
tak mau kalah oleh riasan kedai makan dan kios fotocopy berpapan nama
tiba di simpang empat, jalan menuju rumah tahanan militer
pada jendela angkutan yang sengaja terbuka
pada angin semilirnya mengalun tembang kepulangan menuju pelukan yang jauh
genap dirimu ku temukan di mana saja, berkali-kali adanya
seperti mengulang temu pisah kita yang bergerak pada dinding tiang bandara
dan puisi ini semakin tak pernah selesai ku akhiri
merah gincu, jingga jeruk mandarin
dan putih jepun membuncah
adalah sesuka mataku katakan sekenanya ketika
jalan-jalan sedikit penuh dan ruko dua lantai itu bersolek wajah
tak mau kalah oleh riasan kedai makan dan kios fotocopy berpapan nama
tiba di simpang empat, jalan menuju rumah tahanan militer
pada jendela angkutan yang sengaja terbuka
pada angin semilirnya mengalun tembang kepulangan menuju pelukan yang jauh
genap dirimu ku temukan di mana saja, berkali-kali adanya
seperti mengulang temu pisah kita yang bergerak pada dinding tiang bandara
dan puisi ini semakin tak pernah selesai ku akhiri
Komentar