di hari yang semakin terlahir
di hari yang semakin terlahir
waktu tekun mematangkan maut
kelak mengajak bersama
menuang takut di teras mata
seketika langit membeli kesedihannya
yang asin digarami laut
bicara perihal tak mungkin dahulu
perkara mengerti betapa ingin alasan berdegup
mendirikan kembali runtuh jembatan kayu
yang membawa keringat nama-nama cuaca
dari nyeri punggung yang ingin bergaris hidup
terpelihara rukun oleh remas tangan itu
di hari yang semakin terlahir
pada kebanyakan ingin
apalah arti mengalir nadi sekujur tubuh
jika dimaksud adalah tak sempat bermusim
dan mukim bagi peluk ketika sunyi begitu dingin
menumpuk rindu sebagai kekayaannya
waktu tekun mematangkan maut
kelak mengajak bersama
menuang takut di teras mata
seketika langit membeli kesedihannya
yang asin digarami laut
bicara perihal tak mungkin dahulu
perkara mengerti betapa ingin alasan berdegup
mendirikan kembali runtuh jembatan kayu
yang membawa keringat nama-nama cuaca
dari nyeri punggung yang ingin bergaris hidup
terpelihara rukun oleh remas tangan itu
di hari yang semakin terlahir
pada kebanyakan ingin
apalah arti mengalir nadi sekujur tubuh
jika dimaksud adalah tak sempat bermusim
dan mukim bagi peluk ketika sunyi begitu dingin
menumpuk rindu sebagai kekayaannya
Komentar