di akhir pekan dan permintaan begitu pagi
sabtu,
yang pagi
yang hujan
adalah betapa ingin
menanam peluk cium
ke alamat pulang itu
di bawah rinai
dipersembahkanlah mengalir genang
dirimu kurindu tak tenang
merajalela renangi nyeri
tak habis-habis
udara membunuh sunyi seluruh
tubuhku mengetuk itu
di perjamuan kelak berhadap-hadapan
permintaan sebelum habis nyala waktu
betapa niat bahagiaku membahagiakanmu
yang pagi
yang hujan
adalah betapa ingin
menanam peluk cium
ke alamat pulang itu
di bawah rinai
dipersembahkanlah mengalir genang
dirimu kurindu tak tenang
merajalela renangi nyeri
tak habis-habis
udara membunuh sunyi seluruh
tubuhku mengetuk itu
di perjamuan kelak berhadap-hadapan
permintaan sebelum habis nyala waktu
betapa niat bahagiaku membahagiakanmu
Komentar