doa untuk dirimu di penghujung
malam sudah melepas baju di depan pintu rumah itu
legam tubuhnya penuh rahasia gugur
berpamit musim hujan
dan mulai menepi
wajahmu,
yang berada di penghujung
adalah purnama untuk hiruk pikuk lolong doa paling serigala
setidaknya biar satu hari nasib buruk melupakan brengsek tugasnya
dan jauh mendiami batu
berhenti memburu tak menyentuh segala kebaikanmu
berbahagialah dirimu,
untuk waktu ini yang kembali menjadikanmu ada
merawat ketabahan lidah sebelum bosan itu
berhenti membahasakannya
dan air mata
sesungguhnya biarkan elok dalam biru
menjadi laut
muara teduh langit
bercermin mensyukuri seluas itu
legam tubuhnya penuh rahasia gugur
berpamit musim hujan
dan mulai menepi
wajahmu,
yang berada di penghujung
adalah purnama untuk hiruk pikuk lolong doa paling serigala
setidaknya biar satu hari nasib buruk melupakan brengsek tugasnya
dan jauh mendiami batu
berhenti memburu tak menyentuh segala kebaikanmu
berbahagialah dirimu,
untuk waktu ini yang kembali menjadikanmu ada
merawat ketabahan lidah sebelum bosan itu
berhenti membahasakannya
dan air mata
sesungguhnya biarkan elok dalam biru
menjadi laut
muara teduh langit
bercermin mensyukuri seluas itu
Komentar
keren.....
@ sie-thi nurjanah: hehehe trm ksh. :-D