sore jatuh di petitenget

usah takut
meski tiba kita sesore ini 
setapak jalan asing itu tak akan mampu 
membeli sekotak monster
naga api, monyet besar 
dan hitam gonggo
sekalipun

di hulu resah matamu 
takut itu biar selesai baik-baik
sebab telah kita dapati nyanyi riuh ombak 
yang terlepas kala belok ke kiri menuju gapura 

dan kita sampai
pada bentang langit biar terpetik bunga
dan merekah di telinga itu 
kelak seluruh alamat rintik 
tak lagi dirayakan menuju pantai

dan desir debur gairah menyala  
meringkus sepasang anjing saling berkejaran
di luas pasir, tepian yang terus meredup
sepasang mata kita jatuh memeluknya

luruh matahari 
mencurah jingga meraya 
cantik yang laut
seperti wajah dirimu itu
kekasih selamanya 


Komentar

Postingan Populer