yang jatuh pada sepasang mata gardu ronda
aku sedang tepat di tengah waktu
di mana cahaya meriwayatkan jingga melulu
dari sebagian balik jendela kamar yang tak tidur
memetik angin yang puas kesepian
membekas di pinggiran gelas kosong
dan jatuh pada sepasang mata gardu ronda
di ujung semakin larut
sesudah percakapan mengemasi pulang ketakutan-ketakutan
adakah yang melangkah terhuyung sepanjang lolong anjing
bertemu setan berwajah merah menyala selihai kita?
Komentar