di bawah trembesi dan membuka dua kancing baju
siang masih membuka dua kancing baju
dan menikmati gemulai pucuk dedaun
menari lembut diiringi gamelan jawa
membuat denyut nadi rayakan perihal pergi pulang
yang entah kepada siapa
jika waktu sedemikian ini
mengapa tidak kabar saling melengkapi
tentang baik berita yang ingin kusimpan dari suara
yang berdenting di gelas kopi suatu nanti
menanam angin seluas melarikan diri
ke sejumlah segar embun berbotol mineral itu
di bawah rindang trembesi
nasib mematuk kicau sepi burung-burung
belaka menaruh pening di jauh atap matahari
dan menikmati gemulai pucuk dedaun
menari lembut diiringi gamelan jawa
membuat denyut nadi rayakan perihal pergi pulang
yang entah kepada siapa
jika waktu sedemikian ini
mengapa tidak kabar saling melengkapi
tentang baik berita yang ingin kusimpan dari suara
yang berdenting di gelas kopi suatu nanti
Komentar