merayakan tiga puluh
cahaya hangat menjalar
tiba-tiba juga engkau
menepi angin kemudian
rasuk jantung gigil itu
seperti tumpah semoga
tertampung belaka bertahun lalu
yang menebal pulang jalan-jalan melurus
adalah kuingat sebelum derap
terdengar iseng berkelok-kelok sepatuku
menuju jauh yang sedang sendiri
di atas kepala
rembulan menguning seluruh
mematangkan usia dari lidah api
dari hembusan napas begitu pagi
dan aku masih sangat mengenal beruntung
tiba-tiba juga engkau
menepi angin kemudian
rasuk jantung gigil itu
seperti tumpah semoga
tertampung belaka bertahun lalu
yang menebal pulang jalan-jalan melurus
adalah kuingat sebelum derap
terdengar iseng berkelok-kelok sepatuku
menuju jauh yang sedang sendiri
di atas kepala
rembulan menguning seluruh
mematangkan usia dari lidah api
dari hembusan napas begitu pagi
dan aku masih sangat mengenal beruntung
Komentar
selamat mengulang hari kelahiran ya...:)
@ stoberi rame rasanya: 30 itu tanggalnya, usianya mah lebih dari itu, mbak fanni :-D
@ cahyo nur hafni: aamiin yra, btw trm ksh mas :-D