sekedar gema
Suara-suaraku seakan bertandang jauh ke rumah tak berpenghuni
Dijamu dinding-dinding, gantikan kekasih suatu hari pun piawai akan ilmu tiru-meniru suara-suara
"Kali ini, tinggalkan lantang nun di teras rumah!"
Imbuh telingaku sebelum belaka merah murka oleh apa-apa yang selesai kumulutkan
Dia pergi, benar sudah dampingi
Namun lupa mengemas telinga
Kita, boleh jadi saling benar dalam diam paling jurang sepertinya
Dijamu dinding-dinding, gantikan kekasih suatu hari pun piawai akan ilmu tiru-meniru suara-suara
"Kali ini, tinggalkan lantang nun di teras rumah!"
Imbuh telingaku sebelum belaka merah murka oleh apa-apa yang selesai kumulutkan
Dia pergi, benar sudah dampingi
Namun lupa mengemas telinga
Kita, boleh jadi saling benar dalam diam paling jurang sepertinya
Komentar