pulang
aku pulang dari yang tak pernah pergi
tumbuh dari merah bunga mawar,
percakapan aroma wangi kopi
dan sebuah pohon besar yang merenung di dada itu
sementara hujan berlari kecil di tepian jalan
tenggelamkan matahari di lekuk sayap-sayap burung
yang lalu pada sekitarmu dan senyumku
adalah berpuluh-puluh laron di pijar lampu itu kemudian
tumbuh dari merah bunga mawar,
percakapan aroma wangi kopi
dan sebuah pohon besar yang merenung di dada itu
sementara hujan berlari kecil di tepian jalan
tenggelamkan matahari di lekuk sayap-sayap burung
yang lalu pada sekitarmu dan senyumku
adalah berpuluh-puluh laron di pijar lampu itu kemudian
Komentar