cerita pagi
sudah sedikit terang jendela di kota ini
jalan-jalan bergegas menumpuk gelisah
dari subuh yang baru melipat sarung
dan rencana belum selesai
telat tiba di jalan taman kemang nomor dua puluh
aku masih belajar mandiri di lampu-lampu tanpa listrik
setuju menekuni detak jantung
sebelum meneguk susu penebal otot
dan menghitung berapa banyak sembunyi pilu diterbukanya pintu
mencari pergi demi pergi
untuk menemukan lelah pulang kembali
lalu dari atap rumah entah itu
matahari sebesar uang logam
pelan melayang mencari angin
menjadi saksi begitu hangat selanjutnya
jalan-jalan bergegas menumpuk gelisah
dari subuh yang baru melipat sarung
dan rencana belum selesai
telat tiba di jalan taman kemang nomor dua puluh
aku masih belajar mandiri di lampu-lampu tanpa listrik
setuju menekuni detak jantung
sebelum meneguk susu penebal otot
dan menghitung berapa banyak sembunyi pilu diterbukanya pintu
mencari pergi demi pergi
untuk menemukan lelah pulang kembali
lalu dari atap rumah entah itu
matahari sebesar uang logam
pelan melayang mencari angin
menjadi saksi begitu hangat selanjutnya
Komentar