sumuk
entah telah keberapa
udara begitu dekap akan pelukan jauh dari rumah bernama engkau
memutar kipas seketika
mencuci sumuk berselimut itu
sepertinya melegakan bila kancing baju
meloloskan diri dari norma yang masih juga cemburu
di jendela dekat pintu
di sekujur sunyi hampir seluruh
angin menemukan mati di antara sendal jepit dan jejak kaki hujan kemarin
lantas menuju lari ke dalam segar iklan minuman bersoda
apakah malam ini aku berkesempatan mendekat diri
akan lidah angin laut yang menjilat sepoi-sepoi
di tubuh licin
semoga terjatuh segala bercuaca
bergaun deras hujan yang semestinya
udara begitu dekap akan pelukan jauh dari rumah bernama engkau
memutar kipas seketika
mencuci sumuk berselimut itu
sepertinya melegakan bila kancing baju
meloloskan diri dari norma yang masih juga cemburu
di jendela dekat pintu
di sekujur sunyi hampir seluruh
angin menemukan mati di antara sendal jepit dan jejak kaki hujan kemarin
lantas menuju lari ke dalam segar iklan minuman bersoda
apakah malam ini aku berkesempatan mendekat diri
akan lidah angin laut yang menjilat sepoi-sepoi
di tubuh licin
semoga terjatuh segala bercuaca
bergaun deras hujan yang semestinya
Komentar