laila
ada luruh yang terawat di halaman semalam
rupa merupa melintas itu
adalah desah deru dan memburu
dari denyut jantung suatu hari
lalu berdebar kita tertinggal merayakan selamanya
o, cahaya rembulan
matang api menyala
berlayar bersama tujuan dugaan-dugaan
yang terlintas seperti jatuh bintang
dan rencana hilang sepalung itu
rindu,
apakah kamu merasakan pula, sayangku?
Komentar