demi puisi
Demi puisi, maaf saya sibuk berkelahi melawan sepi
Sepi yang ramai
Bergemuruh di dunia dalam kepala
Mulai memecut
Melecut
Semakin matang saja itu kata-kata bergelut:
Buk-buk-buk, sini kau pengecut!
Sepi yang ramai
Bergemuruh di dunia dalam kepala
Mulai memecut
Melecut
Semakin matang saja itu kata-kata bergelut:
Buk-buk-buk, sini kau pengecut!
Komentar