setangkup puisi rindu yang baru separuh selalu melolong akan namamu
Ini malam meski telah acak aksara terpilih belaka
Setangkup puisi rindu yang baru separuh selalu melolong akan namamu, indahmu seperti kemarin malam yang sudah-sudah
Sekiranya aku berpikir
Apakah kamu kiblat rinduku?
Pertanyaanku mengabur
Membentur dinding, bergema melanjak
Menuju bibirmu yang kini entah terenggut siapa
Setangkup puisi rindu yang baru separuh selalu melolong akan namamu, indahmu seperti kemarin malam yang sudah-sudah
Sekiranya aku berpikir
Apakah kamu kiblat rinduku?
Pertanyaanku mengabur
Membentur dinding, bergema melanjak
Menuju bibirmu yang kini entah terenggut siapa
Komentar
yg kangen2an hehehe
:D
@ zasachi : hehehe...kan lg memasuki musim merindu za...^_^
@ exort : hahaha...selagi masih kisah fiktif, bolehlah dibilang begitu...^_^