hujan dan aku
Hujan dan aku sedang berbagi nasib
Sama-sama kepayang
Meluruh rindu dalam bahu temaram kali ini
Sepeninggalnya, beberapa gelintir aksara berlimpah-ruah
Kurajah tak kasat mata di paras jendela berlari-lari
Menyusur alur membelah embun kala nafas kudekat
Pun lantas terkurung telak di lambang yang berwajah hati
"Hei, rinduku kapan kamu mau jenguk!"
Desahku kala usai mencoret-coret paras jendela
Melanjut pada almanak
Menghitung hari untuk satu alasan yang paling dinanti: Kamu
Sama-sama kepayang
Meluruh rindu dalam bahu temaram kali ini
Sepeninggalnya, beberapa gelintir aksara berlimpah-ruah
Kurajah tak kasat mata di paras jendela berlari-lari
Menyusur alur membelah embun kala nafas kudekat
Pun lantas terkurung telak di lambang yang berwajah hati
"Hei, rinduku kapan kamu mau jenguk!"
Desahku kala usai mencoret-coret paras jendela
Melanjut pada almanak
Menghitung hari untuk satu alasan yang paling dinanti: Kamu
Komentar
menjenguklah...
kau hanya lihat dari paras jendela berembun...
menanti sosoknya yang tersembuyi malu..
hatimu sibuk mencoreti almanak
begitupun ia...
untuk satu kata itu..
@ mbak fanny : hahaha...jd ingin malu, btw trm ksh mbak fanny ^_^
@ exort : yoi bro, bener bgt itu, apalg klo hujanny pas senja gitu...^_^
@ soulful : hihi...yg di fb baru draft ras, tp klo yg ini sdh di revisi...dan hasilny cuma mentok segini ajh...^_^
btw reza dan andri sudah berteman...senangnya...
^_^
ohh reza itu teman km ven...^_^
iya reza ini jg jago puisinya kayak kamu.. (iya gak Za..)