menemui hening

aku pulang
menemui hening
istri tuaku yang ku tinggalkan

di malam uzur
di puncak temaram yang jalannya makin berkelok

diam sejenak
perangi suara
sebisu-bisunya

kecuali hati
diperkenankan mendengkur manja
komat-kamit, ucap mantera bukan sembarang

lepas raga
melepas raga

sampai di mana aku mengarun
g kisah semalam
memanggilmu dengan panggilan "sayang"
paling hangat, pada telinga bagian kanan

mimpi ini sebanding madu
kurasa khalayak tak akan punya

sungguh tak akan punya

Komentar

Irma Senja mengatakan…
selamat malam pak,...

rumah virtualnya baru lg,kali ini lebih jelas hiiihihi :D

hemmm,...hening dan yank....?

kali ini keningku sedikit berkerut membaca tulisan puisi keren ini.

makna apakah yg sedang coba kau tuliskan, atau aku yg mendadak tumpul mengeja makna yg tersirat :)
Unknown mengatakan…
templatenya keren nih.
andri K wahab mengatakan…
@ senja : hihihi...maaf baru buka blog...^_^

sepertinya bakalan lama pakai template ini bu, soalny simpel modelnya...^_^

hehe...biasa bu hanya sekedar tulisan tentang kerinduan akan keheningan, sampai hati melantur kepelukan mimpi kemarin malam...^_^

@ sang cerpenis : hihihi...terima kasih mbak fanny...^_^
Coretan Hidup mengatakan…
Aku harus memahami dengan seksama kata demi kata untuk memahami puisi diatas
andri K wahab mengatakan…
@ coretan hidup : silakan bro, dgn senang hati...^_^

btw trm ksh dh singgah di blog saya...^_^
fanny mengatakan…
ada isteri tua..berarti ada isteri muda dong. hehee
andri K wahab mengatakan…
@ fanny : hehe...ada nggak yah ??? ^_^ **sambil garuk-garuk kepala***

ini mbak fanny sang cerpenis itu yh ??? ^_^
menjadikosong mengatakan…
mengingatkan pada seseorang yang pernah membisikkanku sesuatu. beruntung, kami menyatu. maka setiap bisikan tak perlu membuat debar berlebih.

is this real or not? if not real story, i thinks this is great imagination.
andri K wahab mengatakan…
@ menjadikosong : wow...selamat yh dgn bersatunya kalian...^_^

ini real story tp ttp ditmbh sejumput imaginasi...huhu...^_^

Postingan Populer