longing
untuk Dewi Sartika
memang hujan seperjalanan
mengiringi redup kota
berpohon-pohon melamun itu
beberapa orang mencari kerumun
halte penuh
juga halaman toko
membagi kehangatannya
meluruh sepi
dan pulang-pulang mereka
menjadi terlambat
o, tetiba aku ingin bersentuh
merayakan lamban
mengenang bunga mekar
yang pernah sebangku bis kota
dan turun terpikat harum nasi goreng
tepi jalan
mata itu
senyum yang senantiasa merah muda
alasan paling mungkin
untuk pulang diriku berulang-ulang
Komentar
selamat pagi pak,...apa kabarnya?
blognya kian keren aja pak :)
alhmdlh kbr baik bu, bgmn dgn kbr ibu ?...btw blog ibu juga tmbh keren, apalg dgn template terbaru...^_^
hmmm kok blognya blm ada postingan sih bu ?...^_^
saya juga terkadang bingung ingin "pulang" kemana...
@ naajmi : trm ksh naj...^_^
saya doakan smg kamu tdk lagi bingung utk "pulang" naj, kendati bingung itu hanya terbilang terkadang...^_^
@ four dreams : hehe...trm ksh bro...^_^
hemmm...'Longing'. karena aku sbg sosok di luar sosokmu, jd aq hny bisa menafsir sesuai mkna yg aku serap. "longing", entah benar atau tidak,aku brfikir ini tntang suatu moment di mana kita hanya bs mndengar nafas kita sndiri. di mana qt hny bs mndngr bisikan qt sndri. di mana kita hny bs memahami diri qt sndiri.hanya sesaat pada saat "Longing". I don't care u mean "Longing" is something or whatever, I just can feel from ur'words. it's so deep, i like it.