catatan #69
Pucat malam dengan perasaan tergadai
Oleh takjub aku tertelikung
Suaramu benar lagi suaramu
Serupa hantu bak debur meriuh ternanti
Di ketiak karang aku pun beku merangkak abu-abu
Menunggu tak kunjung hingga hati melenggang sembarang
Jika fajar esok sampai
Telinga mematung tak kesampaian
Memeluk bualan barang kali itu saja sudah cukup
Cukup, untuk aku menyusahkan aku
Suaramu benar lagi suaramu
Serupa hantu bak debur meriuh ternanti
Di ketiak karang aku pun beku merangkak abu-abu
Menunggu tak kunjung hingga hati melenggang sembarang
Jika fajar esok sampai
Telinga mematung tak kesampaian
Memeluk bualan barang kali itu saja sudah cukup
Cukup, untuk aku menyusahkan aku
Komentar
btw ajarin bikin tulisan kyk karya2 mbak dnk !, pengen bisa deh... ^_^
nih permenny, mau rasa apa ?
*nice note pak..... ^^
dan ada saatnya untuk membuka sesuatu yg indah dari sebelumnya bahkan lebih...^_^
mengapa ?
siapa ?
dimana ?
ah .... kau terlalu tak mengerti aku
pelukan bualan itu sudah sangat cukup
lebih dari cukup
jadi tak perlu risau dengan perasaan yg tergadai
aku ada diantara suaramu ^_^
bgs bgt komentarny shell...^_^
trm ksh dh singgah...^_^